RSS

rahasia penciptaan laki-laki dan perempuan dari sisi hadist dan medis

akhirnya menemukan jawaban yang memuaskan akal dan menentramkan jiwa atas pertanyaan selama ini..:')

Bermula dai seorang teman yang bertanya dengan memulai dengan asbabun nuzul (sebab turunnya ayat) satu ayat dalam Al Qur’an

Sa’id bin Jubair meriwayatkan dari Abdullah bin ‘Abbas, ia mengisahkan bahwa sejumlah orang Yahudi datang kepada Rasulullah n lalu mereka berkata, “Wahai Abul Qasim (maksudnya Rasulullah, red). Kami (akan) bertanya kepadamu tentang lima perkara, yang jika engkau mengabarkan kepada kami (tentang lima hal tersebut) maka kami percaya bahwa engkau adalah seorang nabi dan kami akan mengikutimu.”

Maka Rasulullah pun mengikat perjanjian dengan mereka sebagaimana Israil (Nabi Ya’qub) telah mengikat perjanjian dengan anak keturunannya di saat mereka mengatakan, “Allah adalah saksi terhadap apa yang kami ucapkan.” Kata Rasulullah, “Bertanyalah!”

Mereka bertanya, “Kabarkanlah kepada kami tanda seorang nabi.”
Beliau menjawab, “Kedua matanya tertidur namun hatinya tidaklah tidur.”
Lalu mereka bertanya lagi, “Kabarkan kepada kami bagaimana seorang wanita bisa melahirkan (anak) perempuan dan laki-laki?”
Beliau menjawab, “Apabila bertemu dua mani. Ketika mani laki-laki keluar mendahului mani wanita maka yang jadi (adalah anak) laki-laki dan apabila mani wanita keluar mendahului mani laki-laki maka yang jadi adalah wanita.

Mereka bertanya, “(Makanan) apa yang diharamkan oleh Israil (Nabi Ya’qub) terhadap dirinya?”
Beliau menjawab, “Beliau mengeluh dari makan (daging) maka beliau tidak mendapatkan (daging) yang sesuai kecuali susu yang demikian—yaitu unta—, maka dia pun mengharamkan dagingnya.”
Mereka bertanya lagi, “Kabarkan kepada kami tentang kilat.”
Beliau menjawab, “Malaikat dari malaikat-malaikat Allah yang ditugaskan mengarahkan awan, di tangannya ada cambuk dari api yang menghardik awan tersebut dan mengarahkannya berdasarkan perintah Allah”
Mereka berkata, “Lalu apa suara yang didengar itu?”
Beliau menjawab, “Suaranya.”
Mereka berkata, “Engkau berkata benar. Namun masih sisa satu pertanyaan yang dengannya kami memba’iatmu jika engkau mengabarkannya kepada kami. Sesungguhnya tidak (ada) seorang nabi melainkan dia mempunyai malaikat yang mendatanginya sambil membawa kabar (wahyu), maka kabarkanlah kepada kami siapa sahabatmu?”
Beliau menjawab, “Jibril”
Mereka berkata, “Jibril yang turun dengan peperangan dan siksaan, (dia adalah) musuh kami. Sekiranya engkau mengatakan Mikail yang menurunkan rahmat, tumbuhan, dan hujan (niscaya kami akan beriman).”
Maka Allah pun menurunkan ayat:

“Katakanlah, ‘Barang siapa menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al-Qur’an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah, membenarkan apa (kitab-kitab) sebelumnya, dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman’.” (al-Baqarah: 97)

Hadits ini diriwayatkan oleh al-Imam Ahmad, ath-Thabarani, dan yang lainnya, disahihkan oleh asy-Syaikh Muqbil al-Wadi’i dalam Shahih al-Musnad min Asbabin Nuzul, 21—22.

Dalam riwayat al-Imam Ahmad yang lain ketika menjelaskan tentang makanan yang diharamkan Israil bagi dirinya, beliau menjawab bahwa Israil ketika sakit parah dan itu berlangsung lama, dia bernadzar kepada Allah bahwa jika Allah menyembuhkannya maka dia akan mengharamkan (atas dirinya) makanan dan minuman yang paling disukainya. Di mana makanan yang paling disukainya adalah daging unta, adapun minuman yang paling disukainya adalah susu unta.

Ath-Thabari  berkata, “Telah sepakat para ulama ahli tafsir bahwa ayat ini turun sebagai jawaban bagi Yahudi dari Bani Israil ketika mereka menyatakan bahwa Jibril adalah musuh mereka sedangkan Mikail adalah penolong mereka.” (Tafsir ath-Thabari, 1/431)

Bagian yang berkaitan dengan medis adalah pertanyaan “bagaimana seorang wanita bisa melahirkan (anak) perempuan dan laki-laki?
Untuk menjawab secara medis, diskusi yang cukup hangat terjadi, kakak Satria dari team medis menjawab:

Kromosom laki-laki adalah XY sedangkan kromosom perempuan XX. Ovum wanita hanya menghasilkan X sedangkan sperma ada yang X dan sperma Y. Sperma X tahan lama terhadap asam tapi lambat. Disisi lain sperma Y tidak tahan lama tapi cepat geraknya. Maka ketika wanita belum keluar mani (saluran reproduksi belum terlalu asam) sperma Y yang gerak cepat dapat lebih dulu bertemu dengan ovum daripada sperma X sehingga jadi zigot dengan kromosom XY (laki-laki). Sebaliknya jika saluran reproduksi wanita terlalu asam krn mani, maka sperma Y banyak yang mati, sehingga kromosom X yang nantinya bisa ketemu ovum sehingga menjadi zigot XX (perempuan)

Ternyata, jawaban Rasulullah berupa “Apabila bertemu dua mani. Ketika mani laki-laki keluar mendahului mani wanita maka yang jadi (adalah anak) laki-laki dan apabila mani wanita keluar mendahului mani laki-laki maka yang jadi adalah wanita.” relevan dengan temuan medis saat ini. Yang dimaksud Rasulullah dengan dahulu-mendahului berkaitan dengan kemampuan cepat geraknya mani laki-laki (Y pada sperma) dibanding mani perempuan (X pada sperma) dan kondisi keasaman ovum dan lingkungannya.

~smoga bermanfaat dalam perencanaan #eh~

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

Followers